Postingan

PK WINNING ELEVEN

Gambar
Ada orang-orang hebat yang dilahirkan dengan bakat istimewa, menempel begitu saja saat lahir. Tanpa diminta. Sedangkan sebagian yang lainnya harus bersusah payah, mencari dan menemukan bakatnya. Menggunakan berbagai macam alat tes untuk mencari tahu, dan hasilnya tetap nisbi. Tentu saya adalah orang yang kedua.

Menjadi CPNS, Wani Piro?

Gambar
Oya, Soal CPNS, Pas awal aku ndaftar, eh didaftarin sama (sebut saja) Hendry Apriansya, ini juga bukan nama samaran. Dan ternyata ketika dalam perjalanan Ia-nya udah duluan keterima di perusahaan manufaktur terbesar di Kalasan sana. Jadilah akhirnya dia menggugurkan dirinya sendiri. Alhamdulillah saingan berkurang satu. Soalnya secara akademik dan prestasi dia jauuuh di atasku je. Kumlot juga, wah jan. TeKaDe Tes Kompetensi Dasar, lagi-lagi aku harus bersinggungan dengan Si Hendry. Tak lain dan tak bukan adalah karena aku harus pinjem sepatunya. Yang mereknya Bata. Soalnya aku nduene capit je . Pengalaman pertama mau ikut TeKaDe aku zonk, ngga tahu apa-apa terkait soal dan lainnya. Tapi ya itu, Alhamdulillahnya Gusti Pangeran memberikan pertolongan lewat sebut saja Dewi. Asli Temon. Ini juga temen kuliahku. Dia yang jadi donatur latihan soal. Jadi sekiranya amunisi sudah lengkap sebelum bertempur. Materi TKD melalui Wawasan kebangsaan yang terkait UUD, Pancasila, ...

H. Denny (Apakah Berarti Haji?)

Gambar
Ini postingan saya yang pertama di Blog yang sudah rawat sejak 2013. Saat-saat di mana banyak teriakan lagu darah juang. Waktu masih jadi aktivis. Di mana produktivitas menulis tidak terbendung, meskipun bukan hal yang penting.

Tentang Siapa Adit (Untukmu yang Sering Menilai Penampilan)

Gambar
Namanya adit, ini jelas bukan nama samaran. Nama asli, teman kerja saya. Berasal dari Aceh keluarga ningrat tujuh turunan. Dan dia bukan turunan ke delapan.

Burhan : The Unpredictable

Gambar
Awalnya saya ingin menulis yang judulnya Burhan : The Unpredictable Man, tapi setelah dipikir-pikir lagi nggak pas.   Kesannya kalau “Man” kan identik dengan maco dan laki banget. Kayak terlalu memaksakan. Nah kalau di sandingkan dengan nama Burhan nanti dikira pencemaran nama baik. Nggak pas blas. Terus judul lainnya, Burhan : The Unpredictable Boy. Tapi kesannya gimana gitu, lha dia saja kan sudah tua sebenarnya. Sudah 26 tahun. Mungkin itu…… nya. Kalau kata Santrock ahli psikologi perkembangan, usianya masuk kategori dewasa awal. Meskipun aslinya usia mental dan perkembangannya saya tidak tahu apakah ada palung pemisah atau baik-baik saja. Intinya kan berarti sudah bukan “Boy” lagi. Akhirnya setelah berpikir cukup singkat saya memutuskan untuk member judul seperti di atas. Tanpa embel-embel Man atau Boy, biar nanti siding pembaca yang memutuskannya. Tentu dari penjabaran yang akan saya sampaikan di bawah ini. Namanya Burhan, tampilannya (berusaha) klimis. Mun...

Menyoal Predator Anak

(Diterbitkan : Harian Pontianak Post, 14 Februari 2018) Komisi Perlindungan Anak Indonesia menerima laporan bahwa jumlah kekerasan seksual yang tercatat pada 2015 sebesar 218 k asus . Pada tahun 2016 terjadi penurunan jumlah yang cukup signifikan, di mana yang tercatat berjumlah 120 kasus.Satu tahun setelahnya, pada 2017 Komisi Perlindungan Anak Indonesia mencatat penurunan tindak kekerasan seksual hingga menjadi 116 kasus. Sementara itu, Kementerian Sosial melalui Divisi Rehabilitasi Sosial Anakmenemukan sebanyak 1.956 kasus pada tahun 2016. Peningkatan kasus terjadi pada tahun 2017, di mana Kementerian Sosial menangani sebanyak 2.117 kasus kekerasan seksual. Yang terbaru adalah kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum guru honor terhadap 41 anak di Tangerang, Banten. Provinsi Kalimantan Barat menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) dalam lima tahun mengalami peningkatan jumlah korban kekerasan seksual. Pelaku kekerasan seksual didominasi oleh ora...

Wajah (Pendidikan) Kita

Gambar
(Diterbitkan : Harian Suara Pemred,  ) Kasus yang dialami guru Budi pada 1 Februari 2018kemarin tentu membuat miris bagi siapa saja yang mendengar. Tragedi tersebut adalah puncak gunung es berbagai permasalahan pendidikan yang dihadapi. Selainjuga bullying yang tercatat Komisi Perlindungan Anak Indonesia tidak kurang dari 26.000 kasus pada medio 2011-2017. Terlebih masalah narkoba yang sudah menyasar anak sekolah dasar. Keprihatinan kita terus bertambah manakala mendengarkekerasan seksual yangdialami peserta didik terus meningkat. Menurut hemat penulis,adanya salah paham tentang pendidikan itu sendiri juga berpengaruh. Pendidikan hanya dipahami sebatas transfer of knowledge ,hanya sebatas memahamkan siswa untuk bisa menguasai materi pelajaran. Sementara aspek lain semisal emosional, psikososial, dan spiritual tidak menjadi perhatian. Apabila pemahaman seperti ini yang diamini oleh masyarakat, maka tugas mendidik hanya menjadi tanggung jawab sekolah sebagai instit...