Postingan

Menampilkan postingan dengan label Diary Kemenkumham

Karman, The Smiling Officer

Gambar
SENYUM KARMAN Kalau ada pegawai yang paling banyak pahalanya, ya Karman. Senyum lesung pipinya yang kedalamannya luar biasa itu, bersarang dengan indah, di tempat yang strategis dan ya, presisi. Baik jaraknya dengan hidung, dengan mulut, dengan telinga, dan dengan semuanya. Pokoknya presisi. Tentu, itu semua adalah buah dari masa lalunya yang salah memasang jebak untuk babi hutan sehingga mengenai dirinya. Nancep di pipinya sehingga berlesung.

PK WINNING ELEVEN

Gambar
Ada orang-orang hebat yang dilahirkan dengan bakat istimewa, menempel begitu saja saat lahir. Tanpa diminta. Sedangkan sebagian yang lainnya harus bersusah payah, mencari dan menemukan bakatnya. Menggunakan berbagai macam alat tes untuk mencari tahu, dan hasilnya tetap nisbi. Tentu saya adalah orang yang kedua.

H. Denny (Apakah Berarti Haji?)

Gambar
Ini postingan saya yang pertama di Blog yang sudah rawat sejak 2013. Saat-saat di mana banyak teriakan lagu darah juang. Waktu masih jadi aktivis. Di mana produktivitas menulis tidak terbendung, meskipun bukan hal yang penting.

Tentang Siapa Adit (Untukmu yang Sering Menilai Penampilan)

Gambar
Namanya adit, ini jelas bukan nama samaran. Nama asli, teman kerja saya. Berasal dari Aceh keluarga ningrat tujuh turunan. Dan dia bukan turunan ke delapan.

Burhan : The Unpredictable

Gambar
Awalnya saya ingin menulis yang judulnya Burhan : The Unpredictable Man, tapi setelah dipikir-pikir lagi nggak pas.   Kesannya kalau “Man” kan identik dengan maco dan laki banget. Kayak terlalu memaksakan. Nah kalau di sandingkan dengan nama Burhan nanti dikira pencemaran nama baik. Nggak pas blas. Terus judul lainnya, Burhan : The Unpredictable Boy. Tapi kesannya gimana gitu, lha dia saja kan sudah tua sebenarnya. Sudah 26 tahun. Mungkin itu…… nya. Kalau kata Santrock ahli psikologi perkembangan, usianya masuk kategori dewasa awal. Meskipun aslinya usia mental dan perkembangannya saya tidak tahu apakah ada palung pemisah atau baik-baik saja. Intinya kan berarti sudah bukan “Boy” lagi. Akhirnya setelah berpikir cukup singkat saya memutuskan untuk member judul seperti di atas. Tanpa embel-embel Man atau Boy, biar nanti siding pembaca yang memutuskannya. Tentu dari penjabaran yang akan saya sampaikan di bawah ini. Namanya Burhan, tampilannya (berusaha) klimis. Mun...

Fanser : (Sang Pangeran?)

Episode 1 : Fanser Awalnya saya berpikir bahwa di dalam Bapas terdapat Napi anak. Namun keliru, Napi adanya ya di Lapas atau Rutan. Oya, sekarang penyebutannya warga binaan. Instansi semacam apa Bapas itu, tak pernah terlintas dalam benak saya. Karena memang saya, keluarga, dan keluarganya keluarga saya memang tidak pernah berurusan dengan Bapas. Bahkan saya pertama kali mendengar Bapas ketika menjalani Tes Kompetensi Bidang. Di Bapas banyak sekali pelajaran. Saya beranggapan bahwa saya berada di dunia berbeda ketika bekerja. Alasannya adalah karena berbagai permasalahan berada di sana. Terkait dengan kehidupan masyarakat tentu saja. Nah, Bapas itu sebenernya ngurusin anak-anak yang tersandung kasus hukum, sebutan kerennya ABH. Anak sendiri untuk yang berumur di bawah 18 tahun. Dan kasus yang ditangani apabila masa hukuman di bawah 7 (tujuh) tahun. Kalau 7 (tujuh) tahun? Kagak! Selain itu juga ngurusin Warga Binaan yang mau bebas, baik bersyarat atau cuti menje...

Hari Pertama Orientasi

Gambar
Senin 22 Januari 2018 adalah hari pertama saya menjalani orientasi, yang dijadwalkan hingga dua pekan. Orientasi adalah perkualiahan yang dilakukan baik di dalam maupun di luar lapangan dengan diisi materi materi tertentu yang memang dibutuhkan. Di hari pertama kami melakukan teleconference dengan Menteri   Hukum dan HAM RI yang berlokasi di Balai Sarbini Jakarta. Sedangkan kami yang di daerah ( Kalimantan Barat) bersama 32 provinsi lain di Indonesia memperhatikannya dari kanwil masing-masing. Kemajuan teknologi memang memiliki banyak dampak positif apabila digunakan untuk hal-hal yang baik.  Kalimantan Barat mengadakan orientasi di dua lokasi, Pertama di Kantor Wilayah, kemudian yang kedua adalah di Sekolah Polisi Negara atau SPN yang berlokasi tidak jauh dari Kanwil. Jumlah peserta yang mengikuti orientasi adalah 471 orang, terdiri dari formasi Polisi Kusus Lapas, Analis Keimigrasian, dan Pembimbing Kemasyarakatan. Untuk golongan terendah adalah 2a sedang y...