Heri, Sebenarnya (Nggak) Pelupa
Berharap Heri tidak lupaan, seperti berharap nyamuk yang sudah berevolusi jutaan tahun silam itu tidak lagi menghisap darah untuk bertahan hidup, melainkan mengganti sayapnya menjadi panel surya. Tapi, itu bukanlah sebuah dosa besar, lupa dalam hemat saya selalu melekat pada pribadi yang penyayang dan dekat dengan keluarga. Itu setidaknya hasil penelitian mendalam atau kata Pak Husni in deep research terhadap dua orang sampel, ya salah satunya Heri, salah duanya Mas Roni, kan kualitatif dua juga sudah sah. Meskipun sulit untuk di generalisasi, dan nggak tahu reliabel atau validnya di mana. Bukankah, konsistensi (reliabel) adalah ketidakkonsistenan itu sendiri? Hipotesis yang saya ajukan adalah seperti ini, Hubungan Suami yang Sering Lupa dengan Kepuasan dan Kelekatan dalam Rumah Tangga . Hasilnya sungguh di luar dugaan. Ya, artinya tidak ada hasil yang bisa diduga. Dalam, buku Sapiens, buku yang masuk daftar buku yang wajib dibaca itu , Harari menuliskan, secara ...