Pertanyaan Wawancara CPNS Kemenkumham 2017

 Hasil gambar untuk wawancara


Meskipun terlambat pada akhirnya aku tetep bisa buat kirim nih, karena banyak insiden yang menghampiri. Yah, lebih baik cepet dari pada tidak sama sekali sebenernya.

Daftar pertanyaan ini kubuat .sebelum tes wawancara di Kanwil Yogyakarta, dan Alhamdulillahnya pertanyaan yang diberikan oleh interviewer atau tukang wawancaranya juga jauh beda. Jadinya cukup banyak jawaban yang .spontan.

Berikut daftar pertanyaan yang kubuat :


Perkenalkan diri anda :
Menjadi manusia yang bermanfaat adalah prinsip dalam hidup saya, oleh karenanya dalam setiap jenjang perkuliahan saya mengikuti berbagai macam organisasi, baik di dalam maupun di luar kampus. Begitu juga setelah lulus kuliah, saya juga aktif di lembaga swadaya masyarakat. Salah satunya adalah lembaga konsumen Yogyakarta, di mana saya tergabung dalam divisi penelitian dan pendampingan masyarakat. Saya yakin berbagai macam pengalaman serta latar belakang keilmuan psikologi yang saya pelajari akan sangat berguna dalam tugas saya apabila menjadi bagian dari pembimbing kemasyarakatan.

Kenapa anda memilih kuliah di jurusan Psikologi
Sejak di bangku SMA saya sudah mempunyai ketertarikan dalam keilmuan social, Sehingga saya mengambil konsentrasi Ilmu Sosial. Untuk itu saya mengambil konsentrasi perkuliahan dalam keilmuan psikologi yang temasuk dalam rumpun keilmuan sosial. Dengan berkuliah sesuai bidang yang saya sukai saya akan menjalaninya dengan rela hati dan tentu dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Apa Motivasi anda mendaftar sebagai PNS yang bergaji kecil?
Bagi saya gaji PNS sudah cukup, selain itu erat kaitannya dengan kepuasan kerja.  Dalam sebuah pekerjaan kepuasaan kerja karyawan tidak melulu soal besarnya gaji yang diberikan. Ada factor lain yang juga mempengaruhi, menurut saya, yang pertama adalah terkait kontribusi yang bisa saya berikan untuk masyarakat.  Menjadi PNS atau PK memberikan saya ruang yang besar untuk bisa mengaktualisasikan prinsip hidup saya yakni bermanfaat bagi masyarakat. Kemudian terkait dengan lingkungan kerja yang saya yakin lebih baik dari pekerjaan saya sebelumnya, karena menjadi PK berhubungan dengan social, sesuai dengan disiplin keilmuan saya.

Mengapa anda keluar dari pekerjaan anda sebelumnya?
Saya mengundurkan diri karena perusahaan saya sebelumnya tidak memberikan benefit sesuai dengan beban kerja yang diberikan. Selain itu tentu saja saya juga mengaharapkan dapat berkarir di tempat yang lebih baik, baik secara material maupun system yang lebih baik, sebagai contoh jenjang karir yang jelas.

Bagaimana menurut anda mengenai radikalisme?
Radikalisme menurut KBBI adalah sikap exstrem dalam berpolitik. Sedangkan politik itu sendiri bermakna sangat luas, bisa terkait dalam hal keagamaan atau yang lainnya. Radikalisme tanpa adanya sikap toleransi akan berdampak tidak baik bagi keutuhan dalam bermasyarakat. Karena sikap exstrem kepada suatu aliran tanpa adanya sikap toleran, akan  menyebabkan seseorang mudah menyalahkan kelompok lain yang tidak sepaham atau sependapat dengannya. Hal itu akan berimplikasi negative terhadap keutuhan yang ada dalam masyarakat, dan besa kemungkinan menyebabkan konflik horizontal.

Menurut anda apakah pancasila masih relevan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara?
Indonesia dan Pancasila adalah harga mati. Dalam kondisi seperti apapun, ideologi negara Indonesia adalah Pancasila. Jika kemudian ada seseorang yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lainnya, maka itu berarti ia mengubah Indonesia menjadi negara lain. Pancasila akan selalu relevan dengan kehidupan bangsa Indonesia. Karena bukan Pancasila yang seharusnya mengikuti kehidupan bangsa Indonesia, tetapi bangsa Indonesialah yang harus mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sayangnya, selama ini Pancasila hanya dipidatokan. Pancasila hanya digunakan sebagai indoktrinasi tanpa diamini oleh sikap kita sehari-hari. Banyak sekali tingkah laku kita yang menyimpang dari nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah dan keadilan.
Seperti yang kita tahu, Pancasila pada perjalanannya seolah megalami pengaburan makna., Pancasila seolah diabaikan. Dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila seolah tak pernah ada. Padahal para pendiri bangsa Indonesia tentunya ingin Negara kita mempunyai arah yang jelas.

Di setiap jaman, Pancasila harus melewati alur dialektika peradaban yang menguji ketangguhannya sebagai dasar filosofis bangsa Indonesia yang terus berkembang dan tak pernah berhenti di satu titik terminal sejarah. Pancasila seolah-olah tenggelam dalam pusaran sejarah masa lalu yang tak lagi relevan untuk disertakan dalam dialektika reformasi. Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip, dan dibahas baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah denyut kehidupan bangsa Indonesia yang semakin hiruk-pikuk dengan demokrasi dan kebebasan berpolitik

Mengapa anda mendaftar pada posisi jabatan PK
saya memilih formasi pembimbing kemasyarakatan pertama karena saya merasa bahwa bidang keilmuan saya akan bisa memberikan kontribusi yang positif. Sebagai contoh kecilnya, Terkait dengan salah satu bidang tugas PK yaitu manajemen kasus di mana PK berfungsi sebagai konselor bagi klien pemasyarakatan, khususnya adalah klien anak. Saya pernah mempunyai pengalaman menjadi pengurus dalam organisasi Lingkar seroja, organisasi yang focus di bidang pendampingan dan konseling remaja. Tentu pengalaman tersebut menjadi relevan apabila dapat dikembangkan ketika saya bisa menjadi seorang PK.

Sejauh mana anda mengetahui tentang PK /Apa kaitan antara jurusan anda dengan formasi PK/Apakah pengertian tentang PK/Apa saja asas pembimbingan/Apa pengertian Pendampingan?/Apa saja teknik pembimbingan/ Apakah gambaran tugas seorang PK?/Apa yang ada pahami tentang diversi?/Apa yang anda pahami tentang SPPA/Apa saja tahapan dari diversi?/Jelaskan instrument nasional dan internasional tentang SPPA?

Adapun pertanyaan yang keluar ya cuma yang terkait dengan keperibadian, ngga ada sangkut pautnya dengan formasi yang kulamar. Di antaranya terkait dengan : Konsep diri, Ketahanan diri menghadapi pekerjaan, pengalaman kerja, mengatasi konflik, Harapan terkait PNS kedepan, Bagaimana pandangan tentang proses seleksi CPNS.

Kalau mau baca tulisan sebelumnya :




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Heri, Sebenarnya (Nggak) Pelupa

Hutan Ilusif: Gawai

Pengalaman Tes CAT Kemenkumham