Hari Pertama Orientasi




Senin 22 Januari 2018 adalah hari pertama saya menjalani orientasi, yang dijadwalkan hingga dua pekan. Orientasi adalah perkualiahan yang dilakukan baik di dalam maupun di luar lapangan dengan diisi materi materi tertentu yang memang dibutuhkan.

Di hari pertama kami melakukan teleconference dengan Menteri  Hukum dan HAM RI yang berlokasi di Balai Sarbini Jakarta. Sedangkan kami yang di daerah ( Kalimantan Barat) bersama 32 provinsi lain di Indonesia memperhatikannya dari kanwil masing-masing. Kemajuan teknologi memang memiliki banyak dampak positif apabila digunakan untuk hal-hal yang baik. 

Kalimantan Barat mengadakan orientasi di dua lokasi, Pertama di Kantor Wilayah, kemudian yang kedua adalah di Sekolah Polisi Negara atau SPN yang berlokasi tidak jauh dari Kanwil. Jumlah peserta yang mengikuti orientasi adalah 471 orang, terdiri dari formasi Polisi Kusus Lapas, Analis Keimigrasian, dan Pembimbing Kemasyarakatan. Untuk golongan terendah adalah 2a sedang yang tertinggi adalah 3a.

Saya sendiri berada pada formasi Pembimbing Kemasyarakatan. Pembimbing kemasyarakatan adalah pejabat fungsional yang bertugas untuk melaksanakan penelitian kemasyarakatan, pembimbingan, pengawasan, dan pendampingan terhadap anak di dalam dan d luar proses peradilan pidana. 

Hari pertama kami selesai mendengarkan teleconference dan perkenalan setiap kepala UPT hingga pukul 05.00 sore. Karena memang sudah lama tidak duduk di dalam ruangan dalam waktu yang lama rasanya cukup sulit untuk bisa beradaptasi lagi melawan rasa kantuk yang luar biasa.

Dalam sebuah sesi perkenalan ada satu kepala UPT yang sangat berkesan, saya lupa namanya karena tidak sempat mencatat. Bunyi pesannya “ingatlah bahwa pekerjaan ini tidak hanya dipertanggungjawabkan di dunia saja, tapi juga di akhirat”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Heri, Sebenarnya (Nggak) Pelupa

Hutan Ilusif: Gawai

Pengalaman Tes CAT Kemenkumham